Friday, 6 April 2018

[Prosa Pendek] Surat Kasih dari Musim Gugur


Kau dan aku masih berjarak panas dan salju. Jangankan terbayang menyentuhmu, menemuimu pun semu.
Mengapa spasi ini tak bisa dipangkas paksa meski? Bukan kilometer, apalagi hasta, tapi waktu yang tak bisa dilangkahi.


Kemustahilan untuk bersua denganmu adalah perihal masa. Jangka yang tak tertempuh walau kuarungi samudera atau kuselami angkasa.
Hati dungu dan logika raib diterjang candu. Pun alpa mereguk semilir udaramu. Katakan, bagaimana musim gugur memuja semi menjadi sangat ganjil?
Selamanya, anomali rasa menjadi sesuatu yang absurd. Walau begitu, biarkan afeksi ini terus membuatku meranggas hingga gugur dan usai.
Saat hari itu tiba, kuminta satu, tumbuhkan lagi cinta, meski bukan untukku, melainkan semesta. Dan sebab aku gugur dan kau semi; biarkan aku bermain angan bahwa suatu saat kita bisa bersantai di musim panas atau salju, menenggak asmara paling tabu.


***RJ's Fairy Tales***




Yak, udah selesai? Iya emang udah :D
Ini kubuat waktu aku liburan di Malang Juli tahun 2017 kalau tidak salah. Aku sedang ikut give away dan disuruh bikin kekata gitu dengan menggunakan kata-kata tertentu yang sudah ditetapkan penyelenggara di Instagram. Tapi aku lupa nama akunnya dan gak menang juga :p

No comments:

Post a Comment

Postingan Terbaru

2+5=7

Bel, mungkin di hari ini tepat 25 tahun lalu, langit sedang cerah, hujan batal turun, dan awan enggan bergumul. Sebab, hari itu ada suara ta...

Postingan Populer