Kau dan aku masih berjarak panas
dan salju. Jangankan terbayang menyentuhmu, menemuimu pun semu.
Mengapa spasi ini tak bisa
dipangkas paksa meski? Bukan kilometer, apalagi hasta, tapi waktu yang tak bisa
dilangkahi.
Kemustahilan untuk bersua
denganmu adalah perihal masa. Jangka yang tak tertempuh walau kuarungi samudera
atau kuselami angkasa.
Hati dungu dan logika raib
diterjang candu. Pun alpa mereguk semilir udaramu. Katakan, bagaimana musim
gugur memuja semi menjadi sangat ganjil?
Selamanya, anomali rasa menjadi
sesuatu yang absurd. Walau begitu, biarkan afeksi ini terus membuatku meranggas
hingga gugur dan usai.
Saat hari
itu tiba, kuminta satu, tumbuhkan lagi cinta, meski bukan untukku, melainkan semesta.
Dan sebab aku gugur dan kau semi; biarkan aku bermain angan bahwa suatu saat
kita bisa bersantai di musim panas atau salju, menenggak asmara paling tabu.
***RJ's Fairy Tales***
Yak, udah selesai? Iya emang udah :D
Ini kubuat waktu aku liburan di Malang Juli tahun 2017 kalau tidak salah. Aku sedang ikut give away dan disuruh bikin kekata gitu dengan menggunakan kata-kata tertentu yang sudah ditetapkan penyelenggara di Instagram. Tapi aku lupa nama akunnya dan gak menang juga :p

No comments:
Post a Comment